Mantap Juga Nih: Path-E, Sepeda Listrik Lansiran Polygon

Tahun lalu, Polygon meluncurkan sepeda yang diberi julukan pedelec (pedal electric bicycle). Kali ini, redaksi mereview satu lini dari pedelec ini, yakni sepeda listrik bernama Path-E. PATH-E dilansir dengan dua tipe, yakni Path-E Gent (sepeda cowok) dan Path-E Lady (sepeda cewek).

Sepeda yang dibandrol 36 juta rupiah (untuk area Jawa, Bali, NTB) ini penampilannya laksana city bike (sepeda perkotaan) biasa, hanya satu perbedaan kecil yakni baterai pada frame tengah. Adapun motor penggeraknya berada pada poros pedal.

Baca juga:Sepeda Motor Listrik Buat Angkut2

Cara penggunaan Pedelec Path-E tidak bisa digas di grip setang, melainkan harus dikayuh agar bergerak. Dalam hal ini, fungsi elektrik (baterai) adalah sebagai supporting energy pesepeda. Sepeda tidak bergerak bila tidak dikayuh. Power assist ini bekerja maksimal sampai kecepatan 25 km/jam, tentunya untuk keselamatan rider dan orang lain.

Dengan baterai lithium ion buatan Shimano berkapasitas 418 Wh, jarak tempuhnya tergantung mode sistem assist yang disetting:

– Di mode HIGH dapat menempuh 70 km

– Di mode NORMAL dapat menempuh 100 km

– Di mode ECO dapat menempuh 150km

Mode HIGH diperuntukkan saat pesepeda membutuhkan energi tambahan maksimal; seperti saat anda harus bersepeda pada tanjakan tinggi dan menguras tenaga.

Mode NORMAL dipakai saat pesepeda membutuhkan energi tambahan medium; seperti saat anda bersepeda santai pada tanjankan ringan dan medan yang datar.

Adapun Mode ECO disetting saat menempuh perjalan kota yang jauh dan medan yang datar. Ketika pedaling tidak terlalu kuat maka secara otomatis sistem akan mengurangi support namun tetap memberikan dorongan tambahan energi.

Sementara itu, Mode WALK berguna saat pesepeda berjalan dengan beban barang yang berat di atas sepeda atau saat menuntun sepeda.

Pengecasan baterainya membutuhkan waktu 4 jam, dengan rincian dari 0-50 % membutuhkan waktu 1,5 jam, dari 50-80% butuh waktu setengah jam, dan 80-100% memakan waktu 2 jam.

Mengenai perawatan baterai, pihak Polygon merekomendasikan untuk menghentikan proses pengisian daya ketika telah penuh, agar baterai tetap awet. Pemilik juga perlu memastikan untuk menyimpan baterai di tempat yang sejuk, tertutup dengan suhu udara antara 10-20 derajat celcius. Lalu bagaimana jika terkena hujan? Tidak perlu khawatir karena baterai ini water resistant, sehingga tahan saat hujan atau melewati genangan air.

Berkaitan umur baterai, pabrikan mengklaim bahwa kapasitas baterai masih bisa mencapai 60% dari kapasitas awal setelah di-charge 1000 kali atau selama 2 tahun.

 

berikut spesifikasi teknis Polygon Pedelec:

Frame: AL6 PAVEMENT, 10X135MM O.L.D., IS MOUNT, INTERNAL SHIFTING ROUTE

Fork: ALUTECH ALLOY RIGID FORK

Headset: POLYGON INTERNAL CAGED BEARING ID:44MM

Stem: ENTITY XPERT, ALLOY, 80MM (41-47), 100MM (50-56)

Handlebar: ENTITY XPERT, ALLOY, 720MM

Rear Derailleur: SHIMANO DEORE XT RD-T8000SGS

Shifting Lever: SHIMANO DEORE SL-T6000-R

Mid Motor: SHIMANO DRIVE UNIT DU-E6002

Crankset: CHAINWHEEL SHIMANO FCE6010 170MM (46-47MM) 175MM (50-56MM), CHAINRING SHIMANO SM-CRE60 44T

Cassette Sprocket: SHIMANO DEORE CS-HG500, 11-34T

Chain: KMC X10E

Pedal: FLAT PLASTIC PEDAL

Brake Lever: SHIMANO BL-M365

Front Brake: SHIMANO BR-M365

Rear Brake: SHIMANO BR-M365

Wheelset: SHINING DB-T280 RIMS WITH ALLOY HUB

Tire: SCHWALBE MARATHON SUPREME, 700X40C

Saddle: ENTITY SADDLE, STEEL RAIL

Seatpost: ENTITY XPERT, ALLOY, 27.2X350MM

Rotor: SHIMANO CENTER LOCK 180MM

Front Light: HERRMANS H-ONE ( E-BIKE VERSION )

Rear Light: HERRMANS H-TRACE ( E-BIKE VERSION )

Rear Carrier: ALLOY, ADJUSTABLE STAY

Fender: PLASTIC

Wheel Size: 700C

Color: BLACK

Weight: 18.6 KG (size 50).

 


No comments

Powered by Blogger.

Info modifikasi dan breaking news otomotif otomodify.com

X